Semester 1: Kolonialisme dan Pergerakan Nasional
- Kolonialisme dan Imperialisme Barat: Masuknya bangsa Eropa (Portugis, Belanda, Inggris) ke Indonesia, latar belakang (3G: Gold, Glory, Gospel), dan dampak penjajahan di bidang politik, ekonomi, dan sosial.
- Kebijakan Pemerintah Kolonial Belanda: VOC (kegagalan dan pembubaran), Daendels, Raffles, Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel), dan Politik Pintu Terbuka.
- Perlawanan Bangsa Indonesia Terhadap Kolonialisme: Perlawanan rakyat daerah (contoh: Perang Diponegoro, Perang Paderi, Perang Aceh, Perang Banjar) sebelum abad ke-20.
- Dampak Penjajahan Belanda: Munculnya kaum intelektual, pergerakan nasional, dan perubahan struktur sosial-ekonomi.
- Organisasi Pergerakan Nasional: Munculnya kesadaran nasional (Budi Utomo, Sarekat Islam, Indische Partij), organisasi radikal/non-kooperatif (PNI, PKI), dan organisasi kooperatif.
- Sumpah Pemuda: Kongres Pemuda I dan II, makna Sumpah Pemuda 1928, dan lahirnya identitas kebangsaan Indonesia.
Semester 2: Pendudukan Jepang hingga Mempertahankan Kemerdekaan
- Pendudukan Jepang di Indonesia: Kedatangan Jepang, propaganda (Gerakan 3A), organisasi bentukan Jepang (Putera, Jawa Hokokai), perlawanan rakyat (Aceh, Blitar), dan pengerahan tenaga (Romusha).
- Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Peristiwa Rengasdengklok, perumusan teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda, hingga Proklamasi 17 Agustus 1945.
- Pembentukan Pemerintahan Awal RI: Sidang PPKI (pengesahan UUD, pemilihan Presiden/Wapres), pembentukan KNIP, kabinet, dan pembagian wilayah Indonesia.
- Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan: Konflik bersenjata (Pertempuran 10 November, Medan Area, Palagan Ambarawa) dan perjuangan diplomasi (Linggajati, Renville, Roem-Royen, KMB).
- Peran Tokoh Nasional dan Daerah: Peran Bung Karno, Hatta, dan tokoh-tokoh daerah dalam mempertahankan kemerdekaan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar